TAPSEL.WAHANANEWS.CO — Satu titik hotspot terdeteksi melalui pemantauan aplikasi Lancang Kuning di wilayah Dusun Purbasinomba, Desa Aek Urat, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Minggu (23/8/2026). Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Saipar Dolok Hole (SD Hole) langsung turun ke lapangan guna melakukan pengecekan dan verifikasi di lokasi yang dimaksud.
Pengecekan dilakukan bersama-sama dengan perangkat Desa Aek Urat serta masyarakat setempat. Tim berupaya menuju titik koordinat yang terpantau dalam aplikasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus mengambil langkah pencegahan dini.
Baca Juga:
Hotspot Sumatera Melonjak Jadi 1.104 Titik, Ratusan Hektare Lahan Sudah Terbakar
Keterangan Ps. Kapolsek SD Hole IPTU Jongga Mahulae, S.H.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolsek Saipar Dolok Hole, IPTU Jongga Mahulae, S.H., menjelaskan bahwa pengecekan ini dilakukan sebagai langkah awal dan bentuk kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat merugikan masyarakat luas.
"Kami langsung melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi di lapangan dan mengambil langkah pencegahan apabila ditemukan adanya potensi kebakaran," ujar IPTU Jongga Mahulae.
Baca Juga:
DPR Ingatkan Ancaman Karhutla 2026, Koordinasi Daerah Harus Diperkuat
Petugas sempat mengalami kendala saat menuju lokasi titik hotspot. Akses menuju titik koordinat tersebut dinilai cukup sulit dilalui karena kondisi medan yang terjal serta jalan yang masih tertutup semak belukar yang lebat.
Selain melakukan verifikasi lapangan, personel Polsek SD Hole juga menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama dalam mencegah karhutla sejak dini.
"Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Jika membuka lahan untuk keperluan pertanian maupun perkebunan, janganlah menggunakan cara membakar. Gunakan cara-cara yang aman dan tidak merugikan lingkungan maupun orang lain," tegasnya.
Pihak Polsek Saipar Dolok Hole juga mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan karhutla di sekitar tempat tinggal masing-masing.
[Redaktur:Hadi Kurniawan]